Yakin Anda tidak butuh investasi? Kalau Anda mengatakan yakin, berarti Anda adalah orang yang rugi. Kenapa? Karena orang kaya sekalipun, masih butuh berinvestasi untuk melindungi asetnya dari penurunan nilai akibat inflasi. Apalagi bagi orang yang hidupnya masih bergantung pada gaji bulanan.

Sumber: http://monacowealthmanagement.com

Untuk memahami pentingnya berinvestasi dengan lebih dalam, bayangkan Anda sedang merencanakan sebuah acara besar, seperti konser musik. Begitu banyak persiapan yang harus Anda lakukan dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Dengan perencanaan yang baik, Anda dapat “menyicil” kebutuhan yang diperlukan sedini mungkin agar konser itu dapat berjalan dengan lancar.

Sama halnya dengan kehidupan, berbagai peristiwa penting akan datang menghampiri, seperti masuk kuliah, menikah, memiliki keluarga, hingga pensiun. Belum lagi kebutuhan-kebutuhan tambahan lainnya seperti berlibur, membeli mobil atau rumah baru. Tanpa perencanaan finansial yang baik, sulit untuk memenuhi setiap kebutuhan itu jika hanya mengandalkan tabungan, gaji bulanan yang terkadang sudah habis dipertengahan bulan, bonus akhir tahun yang tidak pasti jumlahnya, hasil bunga bank yang nilainya tergerus oleh inflasi, dan pinjaman dari bank yang bunganya cukup tinggi.

Singkatnya, dengan berinvestasi, Anda dapat mulai mempersiapkan kebutuhan di masa depan dengan memanfaatkan dana yang Anda miliki saat ini. Apapun tujuan jangka pendek Anda, seperti ingin membeli gadget terbaru atau berlibur bersama keluarga, maupun jangka menengah dan panjang seperti membuka restoran, menyiapkan uang muka untuk rumah idaman, atau menyiapkan dana pensiun, Anda dapat mulai memenuhinya dari sekarang.

Pilihan investasi semakin bervariasi. Jika emas sudah mulai banyak dilirik, berlian pun punya segmen tersendiri. Tren investasi berlian mulai menarik minat, apalagi setahun belakangan suplai berlian untuk level mendekati transparan dan di bawahnya (kuning) semakin menggunung.

Meski begitu investasi berlian berbeda dengan emas. Jika berlian sudah dijadikan perhiasan (sebagai mata pada cincin misalnya, RED), Anda hanya cukup mencopotnya dari cincin. Lalu apakah nilainya akan turun? Turun mungkin, tapi nilainya tidak akan menyusut tajam. Tentu sangat berbeda dengan.

Coba, siapa yang bisa mengira bila cincin yang Anda pakai bernilai investasi Rp 400 juta, misalnya. Berlian sebagai investasi bukan perhiasan fashion. Karena fashion investment jika dijual kembali nilainya bisa turun 35 persen. Sementara, berlian sebagai investasi jika dijual kembali, nilainya hanya menyusut 5 persen berdasarkan harga pada saat menjualnya.

Dimata dunia, investasi berlian dinilai lebih menguntungkan karena adanya patokan harga dunia yang dikenal dengan Rappaport (diambil dari nama penggagasnya Martin Rappaport).